Selasa, 22 Mei 2012

reza anugrah: smash!

reza anugrah: smash!: i'm growing up and become one of personel boyband in Indonesia. yes, SMASH! 2010 2011 2011 New Year 2012 ...

Minggu, 18 Maret 2012

Cara Mendapatkan Nilai Bagus Dan Menjadi Juara Kelas Di Sekolah

Bagaimana caranya agar nilai rapor mata pelajaran di sekolah hasilnya baik dan bagus sehingga syukur-syukur bisa menjadi juara kelas ? Ikuti tips di bawah ini yang didasarkan pada sebuah pengalaman nyata bertahun-tahun dari berbagai sumber. Perlu untuk digaris-bawahi, tak dibutuhkan otak yang pintar atau jenius untuk mendapatkan nilai yang bagus di sekolah ataupun untuk menjadi seorang juara kelas. Seseorang yang kemampuan otaknya biasa-biasa saja akan bisa memperoleh hasil yang bagus asalkan ia memiliki niat, kemauan, maupun sikap yang tepat dalam mewujudkan ambisinya.
  • Senangi dulu pelajaran yang diharapkan nilainya bagus. Tanpa menyenangi pelajaran tersebut, maka hasil yang diperoleh melalui belajar tidak akan maksimal. Paling tidak, jangan sampai membenci pelajarannya. Hal ini karena akan tidak mungkin seseorang bisa betah lama-lama belajar materi suatu mata pelajaran yang dibencinya, apalagi untuk memahaminya. Untuk menjadi seorang juara kelas lebih besar lagi tuntutannya karena ia harus bisa menyenangi hampir semua pelajaran di sekolah atau dengan kata lain tidak ada membenci suatu jenis pelajaran.
  • Jangan membenci guru mata pelajaran. Jika sampai kita membenci suatu guru, maka bagaimana mungkin hasil terbaik bisa diperoleh dalam memahami pelajaran yang jelas-jelas diajarkan atau disampikan oleh guru tersebut ? Tidak begitu menyukai barangkali tidak masalah, tapi jangan sampai membekas kebencian dan ketidaksukaan tersebut di hati. Usahakan minimal bersikap netral jika memang tak bisa menyukai seorang guru.
  • Pasang tekad dan niat yang besar untuk mendapatkan hasil / nilai yang bagus, dengan tentunya menyiapkan diri untuk mau dan mampu bersungguh-sungguh dan serius dalam dalam belajar, baik di sekolah ketika jam mata pelajaran berlangsung ataupun ketika di luar jam pelajaran sekolah (seperti di rumah, kursus, ketika belajar kelompok, perpustakaan, dan sebagainya).
  • Milikilah rasa ingin tahu yang besar, karena hanya orang-orang yang memiliki rasa ingin tahu yang besar dalam banyak hal lah yang akan selalu senang dalam belajar, dan selalu ingin mempelajari dan memahami hal-hal baru dan banyak hal yang ia temui. Rasa ingin tahu yang besar juga bisa menghilangkan rasa tak suka pada suatu materi pelajaran, atau rasa tak suka pada suatu guru mata pelajaran.
  • Manfaatkan dengan maksimal jam pelajaran di sekolah dengan serius mendengarkan penjelasan guru sambil mencatat beberapa keterangan dan informasi yang perlu sehingga bisa dibaca dan dipelajari ulang di lain waktu. Konsentrasikan pikiran semata-mata hanya untuk mendengarkan guru tersebut. Selain itu jangan hanya bersikap pasif hanya mendengarkan dan mencatat, tapi di saat yang bersamaan gunakanlah pikiran anda untuk memahami, berpikir dan bersikap kritis terhadap keterangan guru tersebut. Dengan bersikap aktif mendengarkan sekaligus berpikir untuk berusaha memahaminya maka artinya materi inti yang disampaikan oleh guru telah masuk di kepala anda tanpa perlu untuk bersusah payah memahaminya kelak di luar jam pelajaran sekolah apalagi ketika menghadapi masa ujian. Ketika seorang murid berkonsentrasi penuh mendengarkan penjelasan guru sekaligus berpikir maka selain ia akan memahami banyak materi tanpa susah-susah untuk belajar ulang di kemudian hari, ia juga akan bisa menemukan hal-hal yang tidak ia mengerti seketika itu juga. Maka janganlah  ragu untuk bertanya seketika itu pada guru juga dengan terlebih dahulu mengangkat tangan.
  • Terkait dengan teknik mencatat ketika guru memberikan penjelasan, maka latihlah selalu kemampuan untuk menulis sambil mendengarkan penjelasan. Ada orang yang bisa menulis dengan cepat nyaris semua keterangan dari guru, tapi jika anda bisa menangkap hal-hal yang penting dan perlu maka sebenarnya itu sudah cukup. Tak perlu khawatir tentang tulisan yang berantakan dalam hal ini, karena yang paling penting adalah anda bisa memahami penjelasan guru dan menulis hal-hal yang penting yang tentunya tulisan tersebut masih bisa anda mengerti dan baca nantinya. Anda akan selalu  bisa merapikan kembali tulisan tersebut setelah jam pulang sekolah.
  • Terkadang penjelasan yang disampaikan guru semuanya atau sebagiannya ada dalam buku pelajaran. Oleh karena itu disarankan untuk bisa membaca materi pada buku pelajaran tersebut terlebih dahulu sebelum guru menjelaskannya di sekolah. Selain hal ini membantu untuk memahami penjelasan yang disampaikan guru, anda juga akan terbebas dari menulis hal yang sama dengan yang telah ada dalam buku pelajaran. Kemudian tentunya, jangan lupa untuk kembali membaca buku pelajaran tersebut sepulang sekolah untuk bisa menghubungkannya dengan apa yang telah dijelaskan oleh guru di sekolah.
  • Latihlah diri untuk berpikir aktif dan bersikap kritis ketika belajar seorang diri, baik waktu membaca materi pelajaran yang baru, maupun dalam mengulang kembali apa yang telah didapat di sekolah. Belajar atau membacalah dengan tujuan untuk memahami, jangan hanya sekedar belajar dan membaca semata-mata karena waktunya belajar. Anda bisa bertanya sendiri ketika belajar dengan menggunakan kata-kata kenapa seperti ini, apa hubungannya dengan materi yang lain, untuk apa tujuannya, bagaimana caranya, siapa, dimana, kapan, dan sebagainya, intinya gunakan rasa ingin tahu anda.  Hal ini juga tergolong efektif dalam memudahkan menghapal terutama bagi orang-orang yang tipenya menghapal dengan terlebih dahulu memahami materi yang dihapal (catatan : ada juga yang bisa menghapal tanpa terlebih dahulu memahami materinya).
  • Kerjakan semua tugas atau PR dari guru / sekolah dengan sebaik-baiknya. Mengerjakan PR baik yang berupa menjawab pertanyaan, menyelesaikan soal-soal yang diberikan, meringkas, dan sebagainya juga membantu anda dalam memahami materi yang diajarkan, dan juga bisa dijadikan sarana evaluasi diri sejauh mana pemahaman kita akan materi yang telah diajarkan di sekolah.
  • Bersedia untuk meluangkan waktu yang cukup untuk belajar di rumah. Semakin sering dan lama anda belajar tentu akan lebih baik. Akan tetapi tentunya juga percuma jika belajar lama tapi tak efektif. Ketika diri merasa bosan, capek, dan letih, tak ada salahnya untuk istirahat sejenak. Mengambil waktu jeda beberapa menit untuk beristirahat setelah setengah jam belajar bisa dijadikan sebuah alternatif. Menghabiskan banyak waktu untuk belajar juga jangan diartikan sampai mengorbankan waktu untuk hal-hal penting lainnya seperti berkumpul dengan keluarga, sosialisasi dengan teman, dan sebagainya. Akan tetapi aturlah waktu anda sedemikian rupa sehingga tercipta sebuah keseimbangan dan keharmonisan dalam hidup (tentunya jangan terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bermain jika ingin mendapatkan hasil belajar yang maksimal).
  • Menyangkut poin di atas,  hal itu tak terlepas dari kedisiplinan waktu. Disiplin itu mutlak perlu untuk sebuah kesuksesan hidup di bidang apa pun. Seorang pelajar yang baik tentunya harus bisa mengatur jadwal kesehariannya dengan baik, dengan memilah hal-hal yang penting dari yang tak penting, hal yang mendesak dan yang tak mendesak, dengan berdasarkan pada tujuan yang ingin ia capai. Tentunya mengatur waktu juga tak mengabaikan hal-hal dasar yang dibutuhkan manusia seperti waktu dengan keluarga, dan melakukan kegiatan positif bersama teman-teman.
  • Jangan pernah menyerah dan putus asa. Hal-hal yang belum dan susah dimengerti adalah hal yang wajar. Bahkan kehidupan itu sendiri memang penuh dengan permasalahan. Sikapilah dengan bijak kesulitan yang anda alami. Anda bisa bertanya pada guru, teman, atau mencari sumber referensi baik dari buku maupun dari internet saat ini. Apalagi jika anda belajar dengan teratur jauh-jauh hari sebelum ujian, maka masih ada banyak waktu yang tersedia untuk mencari informasi dan bertanya. Jika anda terus berusaha tanpa putus asa, hal yang susah dimengerti lama kelamaan akan bisa dipahami.
  • Untuk materi hapalan, maka aturlah waktu anda semenjak jauh-jauh hari untuk menghapalkannya dengan teratur sehingga anda siap di waktu yang dibutuhkan (waktu ujian).
  • Jika anda sudah berdisiplin dalam memanfaatkan waktu, dan belajar dengan teratur dan cukup tiap hari, maka anda tak akan perlu panik ketika menghadapi ujian dengan melakukan metode belajar kebut semalam. Ini dikarena materi pelajaran sudah melekat di kepala anda semenjak jauh-jauh hari sebelumnya. Anda tinggal mengulang kembali melihat catatan-catatan yang ada untuk memastikan ada hal yang masih tertinggal yang belum begitu dipelajari dengan baik sebelum ujian.
  • Jaga kesehatan dan kebugaran tubuh selama belajar. Tanpa tubuh yang segar dan sehat, maka anda tak akan bisa belajar dengan baik dan maksimal. Makanlah yang cukup, termasuk tentunya sebelum berangkat ke sekolah. Ketika belajar lama di rumah jangan sampai anda melupakan waktu makan. Beristirahat di waktu malam juga harus cukup waktunya, dan hindari begadang sampai tengah malam. Jangan lupakan berolahraga, karena dengan olahraga peredaran darah dalam tubuh termasuk ke otak akan lancar, dan tubuh menjadi segar sehingga lebih mudah menyerap pelajaran di sekolah. Kemudian anda juga bisa melakukan hobi-hobi positif yang membuat jiwa dan pikiran anda senang lainnya, tentunya dengan berdisiplin waktu.
  • Jangan lupa selalu berdoa dan mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa untuk diberi kemudahan dalam belajar, dan tercapai cita-cita yang diharapkan.
  • Catatan tambahan untuk menjadi seorang juara kelas : memiliki ambisi untuk mengalahkan teman yang lain dalam hal nilai pelajaran adalah sebuah hal yang bagus. Karena hanya dengan ambisi lah seseorang bisa memperoleh sesuatu yang besar. Akan tetapi ada hal yang jauh lebih bagus daripada ambisi untuk semata-mata mengalahkan orang lain, yakni ambisi untuk selalu melakukan hal terbaik yang kita bisa, ambisi untuk selalu menyempurnakan diri kita sendiri. Sebuah ambisi yang memfokuskan atau memberi target pada diri sendiri tanpa terlalu berpikir banyak menyangkut orang lain ini memiliki banyak kelebihan daripada ambisi sekedar mengalahkan orang lain, di antaranya adalah tidak menimbulkan rasa sakit hati dan iri pada orang lain yang kebetulan saat ini lebih sukses dari kita. Selain itu, hanya memfokuskan diri melihat orang lain hanya akan membuat badan dan pikiran capek, akibatnya daya tahan pun akan sebentar dan akan ada masanya ambisi menjadi juara itu akan menurun, sehingga kestabilan prestasi tak bisa dipertahankan. Sebaliknya, hanya fokus pada diri sendiri tanpa melihat orang lain dengan memberi target tertinggi pada diri pribadi dan selalu mengarah pada kesempurnaan diri dari waktu ke waktu (walau pastinya kesempurnaan tak akan pernah dicapai) akan menjadikan hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan, dan membuat anda selalu berada dalam level tertinggi dalam segala hal, termasuk menyangkut prestasi dalam kelas. Hal ini akan bertahan lama, kalau boleh diistilahkan : tak akan lekang oleh zaman dan tak akan lapuk oleh hujan. Prinsip seperti ini terbukti telah menjadikan seseorang (kisah nyata) berprestasi, mampu menjadi juara kelas, bahkan juara umum dalam jangka panjang semenjak sekolah dasar hingga perguruan tinggi  dalam level tertinggi (selalu kelas unggulan, sekolah terbaik), walaupun di sekelilingnya banyak orang-orang yang lebih jenius. Orang seperti ini pun juga akan tetap disukai oleh semua teman-temannya karena ia akan tetap mau berbagi, dan tak akan khawatir jika orang lain mendapatkan hasil yang baik, semata-mata karena ia tak mau memikirkan kedudukan orang lain tapi memfokuskan diri pada peningkatan kemampuan diri dalam level terbaiknya.

Rabu, 14 Maret 2012

CINTA ITU.....


Cinta itu jangan seperti lebah yang hanya mncari manisnya saja. . .
Cinta itu jangan seperti angin yang dngan mudahnya brlalu bgtu saja. . .
Cinta itu jangan seperti pisau yang tajam shingga melukai hati. . .
Tapi, cinta itu harus seperti air yang trus mngalir tnpa henti. . .
Dan cinta itu harus seperti karang dilautan yang tak mudah hancur walau dihempas ombak. . .

Selasa, 13 Maret 2012

UNGKAPANKU


Kini semuanya tinggal kenangan. Kamu telah pergi meninggalkan diriku. Aku masih sangat mencintai dirimu. Hati ini masih untuk kamu. Tapi kini, itu semuanya hanyalah kenangan yang menyakitkan bagiku. Kamu telah mati di hatiku. Tapi semua itu sangat berat bagiku. Andai kamu tahu, aku masih sangat mencintaimu. Aku ingin engkau masih menetap di sisi dan di hatiku. 
Aku merindukan tatapanmu, dan sikapmu kepadaku. Aku masih ingat dulu kamu pernah bilang akan menjagaku sampaikapanpun. Tapi apa yang aku dapat sekarang hanya janji yang tak pernah aku tahu kapan akan kau tepati. Namun aku tetap, tetap menanti janji yang sudah kau ucapkan padaku.
     Akankah aku mendapatkan laki laki yang lebih baik dari dirimu ? atau aku akan  merana karena telah engkau tinggal ? ahh. . . . sebuah pertanyaan yang sangat sulit bagiku. Tapi aku akan mencoba untuk tetap hidup sendiri menikmati hari hariku tanpa ada masalah dengan dirimu atau laki laki lain.
     Setelah kau tinggalkan aku, aku merasa lebih baik. Dan aku tahu itu akan terjadi. Lalu apakah yang harus aku katakan, apakah terimakasih atau apa ? beberapa hari setelah kamu meninggalkan aku, aku memang melihat kamu dengan gadis itu. Dan ternyata dia sahabatku aku memang kecewa dengan kamu dan dia. Tapi tak apalah “AMBIL SAJA BEKAS PACARKU”.
     Setelah aku pikir pikir lagi. Hidup ini memang lucu, kadang kita sedih sampai segitunya dan sekarang aku bisa ketawa serta sedikit dapat melupakan kesedihan yang ada di hatiku. And i will said “ I LOVE MY LIFE AND . . . “
Dulu waktu aku jadi milikmu, aku selalu kau buat lumpuh tak berdaya. Aku selalu mengikuti perintahmu. Tapi sekarang aku sudah bebas dari cengkramanmu. Bebas dari siksaanmu. Memang aku dulu mengagumimu. Sampai sampai aku lupa dengan jati diriku yang sebenarnya.
     Sekarang rasa itu telah hilang seiring waktu berjalan. Semua yang sudah terjadi pada masa lalu adalah sebagian dari cobaan dan sekaligus pelajaran yang sangat penting bagiku. Sekarang yang harus aku lakukan adalah memperbaiki hidup dan terus mengumpulkan kebaikan.

Sabtu, 07 Januari 2012

MENJADI KEBANGGAAN IBU


        Banyak orangtua takut menjadi tua. Takut ditinggal hidup sendiri di rumah jompo yang sekalipun mewah, tetapi jauh dari anak cucu. Bagai burung tua yang menunggu mati di “sarang yang kosong” setelah anak-anak dewasa dan mandiri. Namun sebenarnya orangtua tak perlu mengalami hal ini jika sejak dini mereka membangun relasi keluarga berdasarkan ketaatan pada firman tuhan. Yakni, agar anak taat dan hormat pada orang tua. Di lain pihak, meminta orangtua agar tidak membuat anak-anaknya marah.bagaimana orangtua membuat anak-anaknya marah? jika orangtua tak punya waktu untuk membangun komunikasi dan memberi perhatian yang  cukup untuk anak, dengan alasan harus bekerja keras demi masa depan anak. Sikap ini justru secara langsung menunjukkan sikap egois orangtua. Jika orangtua rindu anak-anak tetap hormat,peduli,dan mengasihi,sejak dini orangtua harus membangun kasih dan kepedulian. Bukan dengan kasih materialistis-membanjiri anak-anak dengan materi tanpa kehadiran orangtua.
            Jika hubungan seperti ini ada dalam keluarga, yakinlah bahwa kerinduan anak ialah selalu ingin membuat orangtua bangga. Seperti kariza yang bangga dan mendampingi ibunya dalam setiap siding. Bangunlah relasi keluarga yang sehat sebelum terlambat.

Kamis, 29 Desember 2011

Menerima kritik

Menerima kritik memang tidak enak. Telinga kita terasa panas dan lidah kita ingin segera membantah. Kalau kita punya kekuasaan yang cukup, kita ingin segera membungkam si pengkritik itu dengan cara apapun. Namun,kalau dikelola dengan baik ,kritik dapat menjadi sesuatu yang berharga. Caranya, dengan tidak langsung bereaksi saat dikritik. Sebaiknya, tenangkan diri dan renungkan isi kritik itu. Kalau memang isinya benar, berterima kasihlah kepada si pengkritik dan mulailah mengubah diri kita. Kalau isi kritik itu salah, selidiki mengapa sampai orang melemparkan kritik tersebut. Mungkin ada sesuatu yang membuat orang itu salah mengerti tentang kita. Kritik yang tarasa pahit biasanya menghasilkan buah yang manis.

Senin, 05 Desember 2011

RASA SAYANGKU KEPADAMU

Aku tahu, aku tak dapat melihatmu

Aku pun sadar, tak ada senyuman lagi untukku

Satu lembar coretanmu adalah kenangan untukku

Apakah kamu tahu?

Betapa sakitnya diriku ketika kehilanganmu

Karena kamu adalah matahariku satu-satunya

Kamu membuatku bahagia

Kala langit mendung

Kamu tak akan pernah tahu,

Betapa diriku menyanyangimu

Dan aku berharap

Kamu tetap menungguku dan berjanji

Akan bertemu denganku di sana